WISUDA PURNABAKTI KPTA KENDARI, KETUA MA APRESIASI 39 TAHUN PENGABDIAN DI DUNIA PERADILAN
Kendari — Humas: Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. memberikan apresiasi atas pengabdian panjang Drs. Damsir, S.H., M.H. dalam dunia peradilan, yang ditandai dengan prosesi Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kendari. Momen tersebut menjadi penutup hampir empat dekade perjalanan pengabdian hakim kelahiran Bone di lingkungan peradilan agama.
Prosesi wisuda purnabakti yang digelar Senin (23/2) turut dihadiri oleh Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Perdata MA, Hakim Agung Kamar Agama, Panitera MA, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, serta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, maupun para pimpinan pengadilan tingkat banding dan pimpinan pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama se-wilayah hukum Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Ketua MA menyampaikan penghormatan atas dedikasi yang telah ditorehkan Drs. Damsir. Menurutnya, wisuda purnabakti ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk apresiasi institusi atas loyalitas dan integritas yang dijaga selama bertugas.
“Momentum ini merupakan wujud apresisasi, dari lembaga Mahkamah Agung, atas pengabdian panjang yang dipersembahkan oleh Drs. Damsir, S.H., M.H., dengan penuh loyalitas, kejujuran, dan komitmen yang tidak pernah surut, terhadap nilai-nilai hukum dan keadilan,” ujar Ketua MA.
Ketua MA juga menekankan bahwa purnabakti merupakan bagian dari siklus pengabdian seorang aparatur negara. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sesuatu yang abadi, namun dedikasi dan kebaikan akan selalu meninggalkan jejak.
Dalam refleksinya, ia menyampaikan bahwa pengabdian yang dilakukan dengan integritas akan tetap bernilai, bahkan setelah masa tugas berakhir.
Lebih lanjut, Ketua MA menegaskan bahwa perjalanan panjang di dunia peradilan bukanlah tanpa tantangan. Namun, diakuinya Drs. Damsir telah menghadirkan keteladanan yang menjadi cermin bagi seluruh insan peradilan bahwa kehormatan profesi hanya dapat dipertahankan melalui kejujuran dan tanggung jawab.
“Empat dekade pengabdian, bukanlah waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, Saudara telah menjalani berbagai penugasan dan amanah dengan penuh tanggung jawab, berpindah tempat, posisi, dan jabatan, hingga mencapai puncak karir tertinggi sebagai pimpinan, di pengadilan tingkat banding,” tambahnya.
Drs. Damsir, S.H., M.H. memulai pengabdiannya sebagai Staf Pengadilan Agama Kandangan pada 1 Maret 1987. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Panitera Pengganti Pengadilan Agama Kandangan, lalu menjabat Panitera Sekretaris Pengadilan Agama Barabai pada 9 Januari 1990.
Kariernya terus berkembang sebagai Wakil Panitera Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin pada 21 Desember 1995, sebelum diangkat menjadi Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Agama Banjarmasin pada 1 Februari 2000. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakil Ketua Pengadilan Agama Martapura, Ketua Pengadilan Agama Rantau, Wakil Ketua Pengadilan Agama Banjarmasin, dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Medan.
Pada 2016, ia menjabat Ketua Pengadilan Agama Padang dan Ketua Pengadilan Agama Makassar hingga tahun 2018. Selanjutnya pada 27 November 2018 ia diamanahi sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Jayapura dan berlanjut hingga tahun 2020 sebagai Hakim Tinggi PTA Banjarmasin.
Pengalaman kepemimpinannya berlanjut sejak tahun 2022 sebagai Wakil Ketua PTA Manado, Wakil Ketua PTA Banjarmasin, Wakil Ketua PTA Jakarta, dan Wakil Ketua PTA Surabaya. Puncaknya, ia dilantik sebagai Ketua PTA Kupang pada 29 Mei 2024 sebelum akhirnya menjabat Ketua PTA Kendari pada 28 Mei 2025 hingga memasuki masa purnabakti. (sk/ds/RS/Photo:yrz)